Kebanyakan siswa masih beranggapan bahwa sekolah
yang ditempuh beberapa tahun hanya ditentukan oleh beberapa hari saja melalui
ujian nasional. Ada semacam kekhawatiran berlebihan dalam menghadapi ujian nasional
yang justru hal tersebut dapat merusak mental dan konsentrasi kita karena
semuanya itu tergantung pada pikiran kita. Di dalam hadits Qudsi, Allah
berfirman: "Aku tergantung pada prasangka hambaku". Ingat
bahwa pikiran adalah pelapor dari segala sesuatu. Jika kita benar-benar siap
menghadapi ujian nasional tersebut, maka Insya Allah semuanya akan berjalan
lancar tanpa ada kendala sedikitpun. Jadi, sebelum ujian nasional berlangsung,
persiapkanlah diri Anda terlebih dahulu.
Berikut ini adalah tips-tips ampuh dalam
mempersiapkan diri menjelang ujian nasional.
1.
Tingkatkan keimanan dan ketakwaan
kepada Allah SWT
Semua usaha untuk meraih hasil yang
diinginkan haruslah dilakukan secara lahir dan batin, semakin mendekatlah pada
Allah, mohon ampunlah atas segala dosa, dan tingkatkanlah keimanan Anda serta
tinggalkanlah segala maksiat. Anda bisa lebih merutinkan diri dalam beribadah dengan
kontinu mengamalkan ibadah wajib disertai dengan amalan-amalan sunnah seperti
shalat tahajud atau puasa sunnah. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Fathihah
ayat 5, yang artinya: “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya
kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”. Hal ini berarti bahwa, jika Anda
mengharapkan pertolongan Allah SWT, maka beribadahlah kepada-Nya dengan penuh
kesungguhan dan keikhlasan. Di samping itu, hendaklah Anda selalu membaguskan
akhlak dan kepribadian, baik kepada orang tua, guru, maupun sesama siswa.
2.
Berbakti dan mintalah orang tua Anda
mendoakan kesuksesan Anda
Doa restu ayah dan ibu sangatlah penting.
Rasulullah SAW bersabda: “Ridho Allah tergantung kepada keridhoan orang tua
dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" (HR. Bukhori,
Ibnu Hibban, Tirmidzi, dan Hakim). Oleh karena itu, Anda harus selalu berbakti
kepada orang tua, jangan membuat hati mereka sakit atau kecewa, serta teruslah
meminta mereka untuk selalu mendoakan keberhasilan Anda.
3.
Pergunakanlah waktu untuk melakukan
aktivitas yang dapat menunjang keberhasilan Anda
Rasulullah SAW bersabda: “Manfaatkanlah
kesempatan yang lima, sebelum (datang) lima yang lainnya, yaitu: Masa mudamu
sebelum datang masa tuamu. Masa sehatmu sebelum datang sakitmu. Masa kayamu
sebelum datang fakirmu. Masa hidupmu sebelum matimu. Dan masa senggangmu
sebelum datang kesibukanmu” (HR. Imam Hakim dan Baihaqi). Dalam persiapan
menghadapi UN, kurangilah aktivitas-aktivitas yang tidak terlalu penting atau
bahkan sia-sia, misalnya: berlama-lama di depan TV, main Play Station, aktivitas
menelepon atau sms. Agar waktu Anda dapat terkontrol secara efektif, buat
jadwal di rumah Anda. Dengan adanya jadwal kegiatan tersebut, Anda dapat
memprioritaskan waktu untuk belajar sehingga tidak berbenturan dengan aktivitas
lain yang kurang penting. Di samping itu, manfaatkan waktu belajar di kelas jika
ada jam pelajaran kosong dan di rumah untuk memperbanyak latihan soal-soal
ujian dan diskusi bersama untuk membahas soal-soal yang dianggap sulit. Usahakan
dalam sehari belajar di rumah lebih dari 2x dan jangan terlalu lama. Lebih baik
sebentar-sebentar tetapi sering.
4.
Ikutilah program bimbingan belajar
Apabila di lingkungan atau di sekolah
Anda ada bimbingan belajar atau semacam les sebaiknya Anda ikut. Itu merupakan
salah satu tips untuk memantapkan persiapan Anda menghadapai UN.
5.
Siapkan mental dan fisik Anda
Persiapan fisik dapat dilakukan dengan
pola makanan halalan thoyyiban serta istirahat yang teratur dan cukup. Usahakan
bangun pagi sebelum subuh dan gunakan untuk aktivitas belajar, setelah sholat
subuh lanjutkan kembali belajar dengan waktu yang ada, jangan tidur terlalu
banyak atau terlalu malam. Selain persiapan fisik, mental juga merupakan hal
penting untuk dipersiapkan. Rasa khawatir yang berlebihan ketika akan
menghadapi UN akan membuat mental Anda down. Gantilah rasa pesimis Anda
menjadi optimis dengan ikhtiar belajar, mengikuti bimbingan belajar atau les,
meningkatkan ketakwaan kepada Allah, selalu berbakti kepada orang tua, berdoa,
dan bertawakkal secara penuh kepada Allah SWT. Tanamkan dengan kuat dalam
pikiran Anda bahwa “AKU PASTI LULUS”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar